Showing posts with label Matematika kelas XII. Show all posts
Showing posts with label Matematika kelas XII. Show all posts
Rumus Trigonometri

Rumus Trigonometri

Rumus Trigonometri

Rumus Trigonometri
Dalam menyelesaikan soal-soal trigonometri, baik pada soal trigonometri murni, atau pada materi lain seperti limit, integral, diferensial, dan sebagainya, anda harus bisa mengingat rumus -rumus trigonometri yang sering digunakan.
Berikut ini beberapa identitas trigonometri yang sebaiknya anda harus selalu ingat:
Pada segitiga siku-siku ABC dengan sisi miring c, sisi tegak a, dan sisi horizontal b, maka rumus untuk sinus, cosinus, dan tangen adalah:
\sin\alpha = \frac{a}{c}, \cos \alpha = \frac{b}{c}, \tan \alpha = \frac{a}{b}, \sec \alpha = \frac{c}{b}, \csc \alpha = \frac{c}{a}, \cot \alpha = \frac{b}{a}, \tan \alpha = \frac{\sin \alpha}{\cos \alpha}, \cot \alpha = \frac{cos \alpha}{\sin \alpha}
Identitas Trigonometri dari rumus pythagoras:
\sin^2 \alpha + \cos^2 \alpha = 1, 1 + \tan^2 \alpha = \sec^2 \alpha, 1 + \cot^2 \alpha = \cot^2 \alpha

Rumus Trigonometri untuk jumlah dan selisih dua sudut

\sin(\alpha + \beta) = \sin \alpha \cos \beta + \sin \beta \cos \alpha \sin(\alpha - \beta) = \sin \alpha \cos \beta - \sin \beta \cos \alpha \cos(\alpha + \beta) = \cos \alpha \cos \beta - \sin \alpha \sin \beta \cos(\alpha - \beta) = \cos \alpha \cos \beta + \sin \alpha \sin \beta \tan(\alpha + \beta) = \frac{\tan\alpha + \tan\beta}{1 - \tan\alpha \tan \beta} \tan(\alpha - \beta) = \frac{\tan\alpha - \tan\beta}{1 + \tan \alpha \tan \beta}

Rumus trigonometri untuk sudut ganda

Untuk mendapatkan rumus ini anda cukup mengganti \beta pada rumus penjumlahan dua sudut di atas, yaitu \sin 2\alpha, \cos 2\alpha, \tan 2\alpha
Sebagai contoh, untuk mendapatkan rumus untuk \sin 2\alpha kita gunakan rumus \sin(\alpha + \beta) di atas, sehingga kita dapat:
\sin(2\alpha) = \sin(\alpha + \alpha) = \sin \alpha \cos \alpha + \sin \alpha \cos \alpha = 2 \sin \alpha \cos \alpha
Berikut ini ringkasnya:
\sin(2\alpha) = 2\sin \alpha \cos \alpha \cos(2\alpha) = \cos^2 \alpha - \sin^2 \alpha = 1 - 2\sin^2 \alpha = 2\cos^2 \alpha - 1 \tan(2\alpha) = \frac{2\tan \alpha}{1 - \tan^2 \alpha}

Rumus trigonometri lanjut untuk sinus dan cosinus

\cos \alpha \cos \beta = \frac{\cos(\alpha + \beta) + \cos(\alpha - \beta)}{2} \sin \alpha \sin \beta = \frac{\cos(\alpha + \beta) - \cos(\alpha - \beta)}{-2}

Soal Latihan:

  1. Carilah nilai dari \sin 15 dan \cos 75, dan \tan 135
  2. Jika \sin 20 = p, maka tentukanlah nilai dari \sin 40, \cos 40, dan \tan 80.
  3. Nilai \sin^8 75 - \cos^8 75 = …. (Soal OSK SMA 2005)
Persamaan Kuadrat

Persamaan Kuadrat

Persamaan Kuadrat

Persamaan kuadrat merupakan bentuk persamaan yang pangkat terbesar variabelnya adalah 2. Bentuk umumnya adalah y = ax^2 + bx + c = 0 dengan a \neq 0, a, b, dan c adalah koefisien dan x merupakan variabelnya.
Contoh: x^2 + 5x + 6, 2x^2 - 3x + 4, dan sebagainya.

Menentukan Akar-akar Persamaan Kuadrat

Akar-akar maksudnya adalah nilai x yang membuat ax^2 + bx + c hasilnya sama dengan 0. Sebagai contoh, jika x=k membuat ak^2 + bk + c =0, maka k disebut sebagai akar-akar dari persamaan kuadrat ax^2 + bx + c = 0.
Untuk menentukan akar-akar, ada tiga metode yang biasa digunakan, yaitu metode pemfaktoran, melengkapkan kuadrat sempurna, dan metode rumus abc. Namun metode melengkapkan kuadrat sempurna jarang atau cukup sulit untuk digunakan dalam menentukan akar-akar, sehingga tidak akan dibahas di pembahasan ini.

Metode Pemfaktoran

Persamaan kuadrat ax^2 + bx + c = 0 diubah menjadi a(x - x_1)(x-x_2)=0, sehingga akar-akarnya adalah x_1 dan x_2.
Misalkan kita ingin memfaktorkan ax^2 + bx + c = 0.
Cara memfaktorkannya adalah:
Pertama, carilah dua bilangan, misalnya p dan q, sehingga jika dijumlahkan, hasilnya adalah b, sedangkan jika dikalikan, hasilnya adalah ac. Dengan kata lain, p + q = b dan p \cdot q = a \cdot c.
Jika a = 1, maka bentuk pemfaktorannya adalah (x+p)(x+q)=0, sehingga akar-akarnya adalah x+p = 0 \Longrightarrow x = -p atau x+q = 0 \Longrightarrow x = -q.
Jika a \neq 1, maka bentuk pemfaktorannya adalah a (x + \frac{p}{a})(x + \frac{q}{a}, sehingga akar-akarnya adalah x+ \frac{p}{a} = 0 \Longrightarrow x = - \frac{p}{a} atau x+ \frac{q}{a} = 0 \Longrightarrow x = - \frac{q}{a}.
Contoh:
Tentukanlah akar-akar dari persamaan kuadrat (a) x^2 - 5x + 6 = 0 dan (b) 6x^2-x-15=0.
Jawab:
(a):
a = 1, b = -5 dan c = 6. Cari dua bilangan, p dan q, sehingga p + q = -5 dan p \cdot q = 6.
Kedua bilangan tersebut adalah p=-3 dan q = -2, karena -3 + (-2) = -5 dan -3 \cdot -2 = 6.
Maka pemfaktorannya adalah (x + (-3))(x + (-2)) = 0 atau (x-3)(x-2)=0, sehingga akar-akarnya adalah x - 3 = 0 \Longrightarrow x_1 = 3 atau x - 2 = 0 \Longrightarrow x_2 = 2.
(b):
Sama dengan (a), cari p dan q sehingga p+q = -1 dan p \cdot q = a \cdot c = -90.
Maka didapat p = -10 dan q = 9.
Maka pemfaktorannya adalah 6(x - \frac{10}{6})(x + \frac{9}{6}, sehingga akar-akarnya adalah x - \frac{10}{6} = 0 \Longrightarrow x_1 = \frac{10}{6} = \frac{5}{3} atau x + \frac{9}{6} = 0 \Longrightarrow x_2 = - \frac{9}{6} = - \frac{3}{2}.
Jadi, akar-akar persamaan kuadrat tersebut adalah x_1 = \frac{5}{3} atau x_2 = - \frac{3}{2}.

Metode Rumus ABC

Tidak semua bentuk persamaan kuadrat dapat difaktorkan. Sebagai contoh, kita tidak dapat memfaktorkan bentuk x^2 - 3x + 1 = 0 di mana tidak ada bilangan bulat p dan q yang memenuhi p+q = -3 dan p \cdot q = 1.
Hal ini karena akar-akar persamaan tersebut bukanlah berbentuk bilangan bulat atau bilangan rasional, tetapi bilangan irrasional.
Untuk menentukan akar-akarnya, kita dapat menggunakan rumus abc berikut:
x_{1,2} = \frac{-b \pm \sqrt{b^2 - 4ac}}{2a}.
Jadi, akar-akarnya adalah x_1 = \frac{-b + \sqrt{b^2 - 4ac}}{2a} dan x_2 = \frac{-b - \sqrt{b^2 - 4ac}}{2a}.
b^2 - 4ac di atas disebut dengan diskriminan (D).
Contoh: Tentukanlah akar-akar dari x^2 - 3x + 1 = 0.
Jawab:
a = 1, b = -3, dan c = 1, sehinga dengan menerapkannya pada rumus abc di atas, kita dapat:
x_{1,2} = \frac{-(-3) \pm \sqrt{(-3)^2 - 4 \cdot 1 \cdot 1}}{2 \cdot 1}.
x_{1,2} = \frac{3 \pm \sqrt{5}}{2}.
Berarti akar-akarnya adalah x_1 = \frac{3 + \sqrt{5}}{2} dan x_2 = \frac{3 - \sqrt{5}}{2}

Jenis-jenis Akar Persamaan Kuadrat

Pada contoh-contoh di atas, kita melihat terdapat dua buah akar-akarnya, dan keduanya merupakan bilangan riil. Namun ada kalanya suatu persamaan kuadrat hanya mempunyai satu akar riil (akar-akarnya kembar), atau bahkan tidak mempunyai akar-akar riil.
Sebagai contoh, x^2-4x+4=0 jika kita faktorkan akan menjadi (x-2)(x-2) = (x-2)^2 = 0, sehingga akar-akarnya hanyalah x = 2.
Sedangkan x^2 + 4x + 5 = 0 tidak lah mempunyai akar-akar riil. Perhatikan penjabaran berikut ini:
Bentuk di atas kita ubah menjadi: x^2 + 4x + 4 + 1 = 0.
\Longleftrightarrow (x+2)^2 + 1 = 0.
Perhatikan bahwa kuadrat dari setiap bilangan riil pasti lebih besar atau sama dengan 0, dengan kata lain, (x+2)^2 \geq 0, sehingga x^2 + 4x + 5 = (x+2)^2 + 1 > 0.
Artinya, tidak ada bilangan riil x yang memenuhi persamaan tersebut.
Naahh, untuk mengetahui apakah suatu persamaan kuadrat mempunyai dua akar riil, satu akar riil (kembar), atau tidak mempunyai akar-akar riil, kita dapat melihat Diskriminan nya (D), yaitu D = b^2 - 4 ac
Jika D > 0, maka kedua akarnya riil dan berlainan .
Jika D = 0, maka kedua akar-nya kembar (satu akar riil).
Jika D < 0, maka kedua akarnya tidak riil (imajiner).
Contoh:
Jika diketahui bahwa 4x^2 - 20x + p = 0 mempunyai satu akar riil, tentukanlah nilai p.
Jawab:
Karena hanya mempunyai satu akar riil, berarti D = 0.
Dengan demikian, D = (-20)^2 - 4 \cdot 4 \cdot p = 0.
\Longleftrightarrow 400 - 16p = 0.
\Longleftrightarrow 16p = 400 \Longrightarrow p = 25.
Jadi, nilai p yang memenuhi adalah p = 25.

Jumlah dan Hasil Kali Akar-akar

Jika x_1 dan x_2 merupakan akar-akar persamaan kuadrat ax^2+bx+c=0, maka berlaku hubungan:
x_1 + x_2 = \frac{-b}{a}.
x_1 \cdot x_2 = \frac{c}{a}.
Contoh:
Jika x_1 dan x_2 merupakan akar-akar dari 3x^2 + 15x + 10 = 0, tentukanlah nilai dari x_1^2 + x_2^2.
Jawab:
Persamaan kuadrat di atas tidak bisa difaktorkan, jadi akar-akarnya berbentuk bilangan irasional, yang mana menjadi sulit bagi kita untuk menghitung nilai x_1^2 + x_2^2.
Namun, kita tidak perlu menghitung satu-satu berapa nilai dari x_1 dan x_2, tapi bisa menghitung langsung nilai dari x_1^2 + x_2^2, dengan menggunakan rumus jumlah dan hasil kali akar-akar.
Perhatikan bahwa x_1^2+x_2^2 = (x_1 + x_2)^2 - 2x_1 x_2.
Dari rumus di atas kita dapat: x_1 + x_2 = \frac{-b}{a} = \frac{-15}{3} = -5 dan x_1 \cdot x_2 = \frac{c}{a} = \frac{10}{3}
Dengan demikian, x_1^2+x_2^2 = (-5)^2 - 2 \cdot \frac{10}{3}.
\Longleftrightarrow x_1^2 + x_2^2 = 25 - \frac{20}{3} = 18 \frac{1}{3}.

Menyusun Persamaan Kuadrat Baru

Kita dapat menyusun sebuah persamaan kuadrat baru dari informasi akar-akarnya. Jika akar-akarnya adalah p dan q, maka persamaan kuadrat barunya adalah:
x^2 - (p+q)x + pq = 0.
Contoh:
Contoh: Persamaan kuadrat yang akar-akarnya 3 dan 5 adalah x^2 - (3+5)x + 3 \cdot 5 = 0.
\Longleftrightarrow x^2 - 8x + 5 = 0